Tuhanku,
Bentuklah putraku, menjadi manusia yang
cukup kuat
Untuk menyadari manakala ia lemah
Dan cukup berani untuk menghadapi dirinya
sendiri manakala ia takut
Manusia yang merasa bangga dan teguh
dalam kekalahan,
Rendah sertajujur dalam kemenangan
Bentuklah putraku, menjadi manusia yang
kuat dan mengerti
Bahwa mengetahui dan kenal akan dirinya
sendiri
Adalah dasar dari ilmu pengetahuan
Tuhanku,
Janganlah putraku Kau bimbing di atas jalan
yang mudah dan nyaman
Tapi bimbinglah ia di bawah tempaan dan
Desak kesulitan tantangan hidup
Bimbinglah putraku agar tegak di tengah
badai
Danberbelas kasihan pada mereka yang
jatuh
Bentuklah putraku, menjadi manusia yang
berhati bening,
Dengan cita meninggi langit
Manusia yang sanggup memimpin dirinya
sendiri
Sebelum ia berhasrat memimpin orang lain
Manusia yang menggapai kegemilangan hari
depan
Tanpa melupakan masa lampau
Dan setelah semua menjadi miliknya,
Lengkapilah ia dengan rasa humor,
Agar ia besungguh-sungguh tanpa
menganggap dirinya terlalu serius
Berikanlah padanya kerendahan hati
Kesederhanaan dari keagungan hatiku
Keterbukaan pikiran bagi sumber kearifan
Dan kelembutan dari kekuatan sebenarnya
Setelah semua tercapai,
Aku ayahnya berani berbisik,
"HIDUPKU TIDAKLAH SIA-SIA"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar