jalan setapak
iseng
Senin, 19 Mei 2014
Minggu, 09 Maret 2014
Canyoning
Saya mulai mengetahui olah raga ekstrim canyoning sejak dua
tahun lalu, sejak saat itu saya bersama rekan yang memiliki hobby yang kurang lebih sama mulai mengeksplor tempat – tempat yang
memungkinkan untuk melakukan aktifitas tersebut di sekitaran bogor (kaki gunung salak) di sana terdapat banyak spot-spot menarik untuk di susuri dan di
turuni, rentetan air terjun banyak terdapat disana dengan ketinggian yang variative. Menyusuri lembahan dan
menuruni air terjun dengan menggunakan peralatan standart untuk kegiatan
tersebut, seperti tali carmatel, harnest, carabiner, ascander, discander, dll, yang kesemua peralatan
tersebut adalah peralatan yang memliki standart internasional untuk melakukan
kegiatan di ketinggian,
saat ini canyoning lah yang menjadi kegemaran kami yang baru, menikmati air
terjun dengan perspetif yang berbeda,
adapun teknik yang di gunakan pada kegiataan ini ialah rappeling, atau cara menuruni ketinggian sambil mengendalikan
kecepatan turun dengan beberapa alat bantu, meluncur di batuan cadas yang licin
(sliding) bahkan sampai dengan
melompat (jummping), serta renang (swimming) yang semuanya itu kami lakukan dengan
mengutamakan keselamatan dan rasa gembira. dengan mengetahui standar keamanan
dan dan instalasi tali-temali yang baik serta wawasan mengenai lingkungan sekitar
adalah suatu hal yang mutlak untuk
melaksanakan kegiatan tersebut. Olah
raga urban yang satu ini berkaitan juga dengan olah raga outdoor lainya seperti penelusuran
goa (caving) , naik gunung ( hiking) , panjat tebing (rock Climbing) dan arung jeram (rafting), karena teknik dan perlengkapan
yang digunakan pun hampir sama dari kegiatan – kegiatan tersebut.
Kegiatan Canyoning
ini kita lakukan di desa tajur halang bogor,
Dalam melaksanakan kegiatan ini kita harus mendaki kaki gunung salak
terlebih dahulu sampai dengan menemukan area yang baik untuk berkemah (camp). dalam kegiatan ini kita sudah
pasti menyusuri lembah yang memiliki aliran sungai, ketika menyusuri sungai
tersebut kami harus sudah menggunakan perlengkapan dasar, seperti helm sebagai
pengaman kepala dari benturan, harness sebagai pengaman saat beraktifitas di
ketinggian yang di kenakan pada pinggang, carabiner
sebagai penghubung antara perlengkapan, dalam hal ini carabiner menghubungkan antara
hasness dan descander atau alat
untuk turun seperti pirana dan atau figur of eigth yang berfungsi sebagai alat
penghambat pada tali untuk menuruni ketinggian yang dapat di kontrol, dan descander di hubungkan dengan tali yang
akan di gunakan untuk menyusuri lembahan serta menuruni air terjun. Saat
menyusuri sungai kecil yang dihimpit tebing terjal dengan suhu udara yang
dingin dan sejuk di sini kami merasakan suasana yang magis, mungkin kesunyian
alam yang sesungguhnya berada pada lembah-lembah curam, suara gemericik air,
serangga, dan hewan liar saling bersautan hingga menjadikan instrumen alami,
dan tidak kami pungkiri bahwa itu karya
semesta yang tak tertandingi. lembah yang kami susuri tidak selamanya datar,
dan sudah pasti licin, kami berjalan, meluncur dan melompat di aliran sungai, hingga
kami menemukan air terjun dan mulai memasang pengaman pada batuan atau
pepohonan di sekitar sebagai penambat tali yang akan digunakan sebagai alat
utama untuk menuruni air terjun, setelah semua selesai kami mulai menuruni air terjun tersebut satu
persatu, untuk menuruni air terjun kami menggunakan teknik rappeling, pada awalnya untuk melakukan reppeling di air terjun agak sedikit sulit, karena berada pada
bibir air terjun yang sudah pasti tidak terdapat sanggahan untuk berpegangan,
hanya tali dan batuan rapuh tebing air terjun tersebut yang menjadi sugesti
agar tak terjatuh atau terpeleset dalam menuruni air terjun, setelah melalui
bibir air terjun mulailah adrenaline
terpacu karena bergelantungan di seutas tali dan di terpa air yang tak henti
hingga menuju dasar sungai, inilah cara kami menikmatan lembahan dan air terjun
dari sudut pandang yang berbeda dan inilah ke unikan dari olah raga Canyoning.
Selasa, 04 Februari 2014
02022014
Tidak semua perbuatan yang maksimal, akan menghasilkan sesuatu yang kita inginkan berjalan dengan baik, karena segalanya telah di atur oleh tuhan yang maha esa
Rabu, 15 Januari 2014
yang muda yang berprestasi yang tua yang ambisi
Biarkan dia berlari terjatuh, bangun dan lari kembali
biarkan dia berimajinasi, berkarya dan berimprofisasi dengan pilihanya,
Skalipun mereka kalah atau salah biarkanlah, karena mereka muda!!!
biarkan dia berimajinasi, berkarya dan berimprofisasi dengan pilihanya,
Skalipun mereka kalah atau salah biarkanlah, karena mereka muda!!!
Rabu, 08 Januari 2014
buat yang patah hati
orang yg sangat kita cintai itu berada dalam posisi yg tepat untuk menyakiti hati kita.....
Taukan maksudny....!?
Taukan maksudny....!?
Selasa, 07 Januari 2014
Langganan:
Komentar (Atom)



